Kekuatan ramah lingkungan sangat penting dalam hal mencegah pecahnya ban selama tahap kedua produksi ban atau dalam hal mencegah runtuhnya profil ekstrusi kompleks akibat gaya gravitasi.
1. Pengaruh berat molekul
Secara umum, semakin tinggi berat molekul elastomer yang dipilih, semakin tinggi pula kekuatan Green. Dalam kasus SBR, berat molekul rata-rata yang tinggi digunakan, namun berat molekul yang terlalu tinggi dapat menyebabkan masalah pemrosesan lainnya.
2. Kristalisasi yang disebabkan oleh regangan
Perekat dengan kristalisasi yang diinduksi regangan cenderung mempunyai kekuatan Hijau yang tinggi.
3. Karet alam
Karet alam mempunyai kekuatan Hijau yang tinggi. NR memiliki kekuatan Hijau yang tinggi karena ia mengkristal ketika diregangkan. Perekat alami dengan kandungan gugus ester asam lemak yang lebih tinggi mempunyai kekuatan Hijau yang lebih tinggi karena tingkat tegangan kristalisasi yang lebih besar, umumnya dengan kandungan gugus ester asam lemak minimum sekitar 2,8 mmol/kg.
4. Blokir polimer
Kehadiran sejumlah kecil blok stirena dalam perekat SBR kopolimer acak dapat memberikan kekuatan Green yang baik pada perekat tersebut.
5. EPDM semi-kristal
Pemilihan EPDM semi-kristal dengan kandungan etilen tinggi dapat memberikan perekat kekuatan Green yang baik pada suhu kamar.
6. EPDM dengan katalis metalosen
Teknologi katalis metalosen geometri terbatas pusat aktif tunggal memungkinkan produksi EPDM dengan kandungan etilen tinggi dalam skala besar. EPDM dengan kandungan etilen tinggi ini memiliki kekuatan Hijau yang tinggi. Dengan teknologi ini kandungan etilen dapat diatur dan kekuatan EPDM Green dapat lebih ditingkatkan.
7. Distribusi berat molekul
Senyawa NBR dengan distribusi berat molekul yang sempit mempunyai kekuatan Green yang tinggi.
8. Kr
Kekuatan High Green dapat diperoleh dengan memilih neoprene yang mengkristal cepat. Penambahan SBR dengan kandungan styrene yang tinggi pada CR dapat meningkatkan kekuatan Green.
Di antara berbagai jenis neoprena, neoprena Tipe T mempunyai ketahanan paling baik terhadap keruntuhan dan deformasi, yaitu kekuatan Green yang paling tinggi, disusul oleh Neoprena Tipe W. Neoprena Tipe G mempunyai kekuatan Green yang paling buruk.
9. Politetrafluoroetilen
Aditif teflon meningkatkan kekuatan perekat Green.
10. Karbon hitam
Karbon hitam dengan luas permukaan yang tinggi dan struktur yang tinggi meningkatkan kekuatan karet Green. n326 sering digunakan pada penutup kawat ban karena memberikan kekuatan Hijau yang tinggi pada karet sekaligus menjaga viskositas cukup rendah agar kawat dapat menembus.
Untuk kekuatan Green yang baik, karbon hitam dengan struktur tinggi dan luas permukaan spesifik rendah harus digunakan. Hal ini karena karbon hitam dengan area spesifik yang rendah memungkinkan volume pengisian yang lebih tinggi, yang pada gilirannya meningkatkan kekuatan Green.
11. Pencampuran
Dalam proses pencampuran, jika elastomer menjadi terlalu plastis, kekuatan senyawa Green akan berkurang.